Peluk
Dingin yang lebih beku dari bisu
Hangatmu di wajahku,
Eratku di tubuhmu
Kecupmu di lukaku
Tangisku di bulu matamu
Biru, biru
Udara berat yang mengkristal
Sayu, sayu
Garismu semakin kabur
Aku, aku
Akhirnya larut
Begitu lengang malam
(19052013)
Dingin yang lebih beku dari bisu
Hangatmu di wajahku,
Eratku di tubuhmu
Kecupmu di lukaku
Tangisku di bulu matamu
Biru, biru
Udara berat yang mengkristal
Sayu, sayu
Garismu semakin kabur
Aku, aku
Akhirnya larut
Begitu lengang malam
(19052013)
Ada rasa rindu yang tak pupus
Luka-luka terbuka di ladang sepi
Begitu naif masih menyimpan mimpi
Suatu saat akan kembali masa yang hilang
Saat itu
Sebelum cinta
Jauh sebelum mencecap rasa
Tiada sanggup berbisik, “jangan pergi”,
Tatap mata
Lengkingan sunyi angin kelana
Ada rasa rindu yang tak pupus
Seerat apapun rangkulan
Napas satu-satu
Terbata hingga kata tak lagi bemakna
Suatu ketika
Sepasang mata bicara
Ada rindu yang tak pupus
Walau sudah ku kecup tanganmu
Luka masih terbuka
Siapa sangka
(19052013)
Amongst all the hardships in this world, family is a little refuge i will always treasure. 22 now.
HAPPY BIRTHDAY!!!
Are you suffering a long Monday? Click the image to put the concept of time in context and relieve this pain by yourself.
More: exploringtime.org
This post has been featured on a 1000notes.com blog.
(Source: natashakline)



and counting…
*happiness*